Latihan Dasar Kepemimpinan

Latihan Dasar Kepemimpinan / LDK adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan.

pembukaan-ldk-fix

 Pelatihan ini biasanya yang diberikan oleh Pengurus Organisasi lama kepada calon Pengurus baru, baik untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas (untuk LDK tingkat sekolah menengah). Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada Pengurus Organisasi baru yang nantinya akan menjadi pemimpin dari seluruh kesatuan Organisasi disekolah.

Beberapa minggu setelah pesta demokrasi berlangsung, SMA Negeri 1 Klego mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan bagi pengurus Organisasi baru periode 2016-2017 selama 2 hari, terhitung dari tanggal 15-16 Oktober 2016 dengan Tema “Satukan Langkah Raih Asa Berorganisasi” yang diikuti dari beberapa organisasi disekolah, seperti: OSIS, PASKIBRA, PRAMUKA, ROHIS dan PMR. LDK diadakan 2 tempat yaitu di Lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Klego dan Desa Pentur.

Menurut pembina OSIS, Bapak Sukono salah satu tujuan diadakannya LDK ini yaitu untuk menumbuhkan sifat kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama dari seluruh anggota Organisasi. Sebelum berangkat menuju lokasi LDK, dilaksanakan upacara pembukaan LDK di halaman SMA Negeri 1 Klego yang dibuka oleh Bapak Joko Sutomo selaku Pembina Upacara. Serangkaian kegiatan telah disiapkan diantaranya memberikan motivasi dasar dalam kepemimpinan, sebagai pengisi materi adalah Bapak Suyadi dan Bapak Kukuh. Kegiatan lainnya ada Jurit malam, Outbond, dan Gotong royong bersih desa Pentur.

Tujuan dari outbond ini untuk menumbuhkan sifat kerjasama antarpeserta LDK. Dari game tersebut akan terlihat bagaimana kekompakan dan strategi mereka dalam menyelesaikan suatu tugas. Dari kegiatan outbond tersebut mulai tampak keakraban dari setiap peserta yang pada dasarnya terdiri dari siswa kelas X dan XI. Mereka mulai menunjukkan rasa bersatu dalam satu visi yang sama.

Acara puncak dari kegiatan LDK ini adalah jurit malam yang sebelumnya tidak diketahui oleh peserta LDK, tujuannya untuk mengetes mental peserta. Tepat pukul 23.oo anak-anak berjalan menyusuri area Desa Pentur yang dengan sengaja seluruh area dimatikan penerangannya, bagi peserta LDK ditutup matanya dan  menurut organisasinya masing-masing saling berpegang pundak temennya satu sama lain untuk memasuki area jurit malam dimakam desa pentur yang waktu paginya baru aja ada orang meninggal dunia, tapi pihak panitia tidak mengambil tempat tersebut melainkan rumah penduduk sebagai tempat yang dianggap makam. Para peserta yang tidak tahu kondisi tempat tersebut pada teriak-teriak ketakutan, soalnya panitia mulai beraksi dengan menakut-nakuti peserta LDK. Pokoknya seru deh kalau lihat langsung J

Dengan Latihan Dasar Kepemimpinan pengurus Organisasi Sekolah, diharapkan mampu memberi wawasan akan tanggung jawab, memberikan pemahaman kepada mereka atas keberadaannya dalam sebuah kepengurusan. Sehingga diharapkan masing-masing bisa membuat program kerja yang tidak hanya bersifat tertulis, namun tahu bagaimana akan melaksanakannya.